Guru Besar: Kalsel Miliki Potensi Besar Energi Terbarukan

Guru Besar Universitas Lambung Mangkurat (ULM) Gusti Muhammad Hatta mengatakan, Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) miliki potensi energi baru terbarukan cukup besar, namun sayangnya belum termanfaatkan secara maksimal .

Menurut mantan Menteri Riset dan Teknologi (Menristek) RI di Banjarmasin ini menjelaskan,
beberapa contoh energi baru terbarukan yang cukup potensial di Indonesia termasuk di Kalsel antara lain matahari atau surya, angin, dan air.

Hatta mengungkapkan, sumber daya energi terbarukan ramah lingkungan atau tidak berdampak pada kerusakan lingkungan tersebut antara lain, Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS), Pembangkit Listrik Tenaga Bayu (PLTB), dan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA).

“Khusus Kalsel, kita memiliki sumber daya, PLTS, PLTB dan PLTA yang cukup potensial,” ungkap Hatta.

Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) yang relatif besar baru pada Waduk Riam Kanan, Kabupaten Banjar yaitu PLTA Ir Pangeran Mohammad Noor dengan kapasitas terpasang 2 X 10 megawatt (MW), itupun hibah dari Pemerintah Jepang yang pembangunannya dilakukan Tahun 1970-an.

Baca Juga: Melihat Peluang Kerja Sama Energi Terbarukan di G20

Hanya saja untuk membangun energi di luar dari tenaga batu bara, minyak bumi, dan gas, memerlukan investasi yang besar walaupun teknologi mengenai itu sudah dikuasai.

Di sisi lain, Hatta menyambut gembira program revolusi hijau yang digaungkan pemerintah provinsi Kalsel, karena program tersebut tentu bertujuan memperkuat tutupan lahan yang tentu pula menjadi kawasan resapan air.

Dalam upaya menjaga lingkungan tetap lestari tersebut memang diperlukan sebuah gerakan masyarakat dalam upaya terus menjaga lingkungan dan ikut menanam, galakkan gerakan masyarakat cinta lingkungan, sekolah adiwiyata dilanjutkan termasuk pesantren, dan juga perguruan tinggi.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Popular