Gejolak Rusia-Ukraina, Momentum Akselerasi Energi Terbarukan

Direktur Eksekutif Institute for Essential Services Reform (IESR) Fabby Tumiwa mengatakan, gejolak konflik Rusia-Ukraina yang terjadi saat ini bisa jadi momentum bagi dunia untuk akselerasi energi baru terbarukan.

Fabby juga menyebut, dampak dari perang yang terjadi saat ini juga mengakibatkan harga komoditas energi dan nonenergi terus mengalami kenaikan akibat perubahan suplai dan demand.

Kondisi ‘ketidakpastian’ ini menurut Febby bisa menjadi waktu yang tepat bagi dunia untuk segera mempercepat akselerasi bauran energi terbarukan dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Dia melanjutnya, saat ini juga negara-negara di Eropa sangat mendorong adanya efisiensi energi bersih dengan penggunaan gas boiler dengan heat pump.

“Saat ini Eropa mendorong efisiensi energi, termasuk mengganti penggunaan gas boiler dengan heat pump untuk pemanasan di bangunan,” ujar Fabby.

Seiring meningkatnya serangan yang dilakukan Rusia kepada Ukraina tentu membuat tensi politik meningkat di kawasan Eropa Timur, dan juga mengakibatkan ketidakpastian pasokan energi dunia.

Bahkan, saat ini harga gas, minyak mentah dan batubara juga melonjak tajam di pasar dunia.

Fabby menegaskan, salah satu pelajaran yang bisa diambil dari adanya invasi ini yaitu energy security.

“Salah satu pelajaran berharga dari krisis energi hari ini adalah energy security itu sangat penting bagi setiap negara dan kawasan. Ketergantungan pada satu sumber energi akan mengancam ketahanan energi,” tegas Fabby.

Baca Juga: KPK : Sektor Energi Terbarukan Jangan Jadi Ladang Korupsi

Lebih lanjut, dia mengatakan setelah adanya krisis energi di Eropa akibat invasi Rusia, Benua Biru kini mulai mempertimbangkan dan bersiap untuk membuat kebijakan energi baru guna mengantisipasi ketergantungan terhadap pasokan gas Rusia.

“Selain itu juga melakukan diversifikasi pasokan gas dari sumber-sumber lain. Untuk mengamankan pasokan gas untuk kebutuhan Industri,” katanya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Popular