EBT Dominasi RUPTL PLN 2021-2030

Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) PLN 2021-2030 yang yang mengatur penambahan pembangkit listrik baru yang akan didominasi dari energi baru terbarukan (EBT) alias energi hijau tercantum dalam Keputusan Menteri ESDM No.188.K/HK.02/MEM.L/2021 tentang Pengesahan Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik PT PLN (Persero) Tahun 2021 Sampai Dengan Tahun 2030. 

Kapasitas pembangkit listrik terpasang PLN pada 2020 adalah sebesar 63,3 Giga Watt (GW). Namun pada 2030 kapasitas pembangkit listrik PLN ditargetkan naik menjadi 99,2 GW.

Sementara rencana tambahan pembangkit listrik baru selama 2021-2030 sebesar 40,6 GW, di mana pembangkit berbasis EBT mencapai 20,9 GW atau 51,6% dan pembangkit listrik berbasis energi fosil sebesar 48,4% atau 19,7 GW.

RUPTL adalah rencana pembangkitan, jaringan transisi dan distribusi, serta penjualan listrik dalam suatu wilayah usaha, sesuai aturan Peraturan Pemerintah No. 25 tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Bidang Energi dan Sumber Daya Mineral.

Berikut rencana tambahan kapasitas pembangkit listrik berbasis EBT pada RUPTL 2021-2030:

Baca Juga : IESR: Porsi EBT di RUPTL 2021-2030 Terlalu Kecil

PLTA/Mikro/Mini Hidro 10.391 MW (25,6%)

PLTB (angin) 597 MW (1,5%)

PLT Biomassa 590 MW (1,5%)

PLTP 3.355 MW (8,3%)

PLTS 4.680 MW (11,5%)

PLT EBT Base 1.010 MW (2,5%)

BESS (Battery Energy Storage System) 300 MW (0,7%).

TOTAL 20.923 MW (51,6%)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Popular